Jumat, 06 Desember 2019

My Father in law

Dear My Father in Law, 

I am typical of someone that usually hide emotion. When I notice that you are in critical condition I can't do anything I can't be there but while crying in the car I am praying for you, for your soul. I maybe looks not so care about you but I always want you to be healthy and happy. 

Honestly for me you are not just om kumis for many years or just father in law for view months that usually I called babe in front of your childrens. For me you are really role model of a father that I never have before for many years. You teach me not to only able to drive a car but to make people can sleep or take some rest when your are driving. You never give me money but you teach me how to become a man, how to protect your family, how to keep fight in your painful illness and how to atone your sin in the past. You are not the best father in the world but you are the best father that you can be and the best father model for me. 

I am quite deeply shock when you are gone. But now I just can pray for your soul. When someone close to you die suddenly like that always remind me that I am just human that can be dead. Remind me to use my time wisely becouse you will never know when is your turn. 

Papi goodbye till we meet again. I promise that I will take care of your most care daughter in the rest of my life. 

Dear God please accept my beloved father in law in heaven. Amen. 


Albert Thie

Good Bye

after very long time.. finally I come to my blog again..
with a story that i would share to you..

29 November 2019
I never thought that it would be our last day with you, Dad..
I see that the pain is really hurt you. I'm pretty sure you know its your last minute with us. You dont want your child see u in your hard time. I just really thankful that you still wait us ( your child ) for thanking you, saying sorry and good bye to you.

Sudah ikhlas kah kami yang ditinggalkan? I definetely will say YES..
dari awal tahu papa sakit kami sudah ditempatkan dalam posisi harus siap, ikhlas dan berserah pada Tuhan. Sedih dan tangis adalah wajar. Tapi kami kuat, kami yakin Tuhan sudah mengatur segala sesuatu baik adanya. God's guides us.

Papa sudah tidak sakit, papa sudah tidak usah kemo lagi, papa sudah tidak perlu oksigen tabung standby 24 jam lagi.. Papa sudah sehat, sudah tenang dan damai bersama Bapa di Surga.
I believe you are still stand and looking around your child.. Just keep looking your naughty child from above, Dad..
We'll do much thing to make you proud

I really loves you Dad

See you,
Till we meet again in next life..
Coming to my dream when miss me, just like I really miss you now :)






Rabu, 01 Agustus 2018

A WHOLE NEW WORLD (Ost ALLADIN)

i can show you the world
shining, shimmering, splendid
tell me, princess, now when did
you last let your heart decide?

i can open your eyes
take you wonder by wonder
over, sideways and under
on a magic carpet ride

a whole new world
a new fantastic point of view
no one to tell us no
or where to go
or say we're only dreaming

a whole new world
a dazzling place i never knew
but when i'm way up here
it's crystal clear
that now i'm in a whole new world with you


unbelievable sights
indescribable feeling
soaring, tumbling, freewheeling
through an endless diamond sky

a whole new world
don't you dare close your eyes
a hundred thousand things to see
i'm like a shooting star
i've come so far
i can't go back to where i used to be

a whole new world
with new horizons to pursue
i'll chase them anywhere
there's time to spare
let me share this whole new world with you

a whole new world
that's where we'll be
a thrilling chase
a wondrous place
for you and me


NB: lagi mellow makanya upload nih lirik lagu..a true love meaning..

Jumat, 16 Maret 2018

Past-Future

I just realize that life's isn't that easy..
what happened with me?? hahaha

I just want to be the new me without my history behind.
Thinking that i created from a broken home family, makes me becoming me right now.
I always said for myself that I dont want to be like them (my parents and their way to teach their child).
In the future, None of my child will see their parents hit one others, fighting like a boxer, throwing an UFO, lost one another, get out from house, and DIVORCE.
Did i just tell you about my story behind?? hahahaha but actually Yes, definitely YES.
I know It created me become like this. the one with stone inside my heart, who just dont know how to throw it out. As far as it didn't grow to be more big it doesn's matter for me (i think)..

So, i want to make some promise for me, myself, and I before getting married and build my own family...
- I should control my speech.. Do not say rude
- Thinking before Acting
- Just control my ego
- Self intropection
- Maybe i should learn how to be a romantic one :p
- and maybe I should spend more time for blogging hahaha.. why?? because i can be much me when i writting. I am not just writting, but also I learning from every word i write too.

am I regret about it?? the young me would say YES..
But me right now will say No..
Everything happened with a reason.. God takes me to this place with some reason that maybe others can't do.

NOTHING WE DO CAN CHANGE THE PAST, BUT EVERYTHING WE DO CHANGES THE FUTURE

Rabu, 07 Maret 2018

#01022018




Both of us memang gak ada bakat romantisnya sama sekali.. 
Gue yg cueknya kebangetan, dan dia yang juga polosnya kelewatan. 

Sore itu sepulang kantor dia datang dengan alasan mau ajak jalan n makan, 
pas sampai malah ngotot maksa ajak ikut misa sore harian di katedral. 
g dengan malasnya tapi tetep mengiyakan (beda emang yg beragama banget, dengan yg agamanya pas2an 😂). 

Selesai misa gue bilang ke dia mau mampir goa Maria untuk rosario, dia pun mengiyakan. Kami pasang lilin berdua dan mulai berdoa (gue rosario, dia doa biasa). 
Setelah selesai gue pun berdiri, dia malah tarik tangan bilang "sini duduk dulu", gak kepikiran apapun selain mungkin masih mau doa nih orang. 
Dan saat itu dia buka tas, mengeluarkan kotak cincin then he said "will u marry me?", 
dan gue cuma bengong sebego2nya sambil dengan polos berbisik 
"ini rame loh disini pindah tempat lain dulu aja" , dia cuma geleng sambil natap mata gue dalam2 (padahal mah gelep yakkk 😂) and then i said "Yes". 

Yang gue pikirin saat itu cuma "yuk kita doa lagi", dan dijawab dengan anggukan. Gue gak nangis pas di propose, but when i close my eyes then start to pray in front of Mother Marry my tears just goes down by itself. Dalam doa cuma ucap puji syukur diberikan pasangan yang seperti ini. 

Bukan candle light dinner dengan 3 atau 6 lilin, tapi dengan sekian banyak lilin dengan sekian banyak pengharapan. 
Gak cuma disaksiin orang sekitar tapi dihadapan Bunda Maria langsung. 

Call me blessed fiance because i have him @albertthie  in my life. And now let's prepare for our future together :) #01022018

*NB : sekarang lagi pusing-pusing nya urus ini itu karena gak tau harus start darimana hahahaha.. but we enjoying it

Minggu, 21 Mei 2017

WARISAN


Ditulis oleh Afi Nihaya Faradisa
Kebetulan saya lahir di Indonesia dari pasangan muslim, maka saya beragama Islam. Seandainya saja saya lahir di Swedia atau Israel dari keluarga Kristen atau Yahudi, apakah ada jaminan bahwa hari ini saya memeluk Islam sebagai agama saya? Tidak.
Saya tidak bisa memilih dari mana saya akan lahir dan di mana saya akan tinggal setelah dilahirkan.
Kewarganegaraan saya warisan, nama saya warisan, dan agama saya juga warisan.
Untungnya, saya belum pernah bersitegang dengan orang-orang yang memiliki warisan berbeda-beda karena saya tahu bahwa mereka juga tidak bisa memilih apa yang akan mereka terima sebagai warisan dari orangtua dan negara.
Setelah beberapa menit kita lahir, lingkungan menentukan agama, ras, suku, dan kebangsaan kita.
Setelah itu, kita membela sampai mati segala hal yang bahkan tidak pernah kita putuskan sendiri.
Sejak masih bayi saya didoktrin bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar.
Saya mengasihani mereka yang bukan muslim, sebab mereka kafir dan matinya masuk neraka.
Ternyata, teman saya yang Kristen juga punya anggapan yang sama terhadap agamanya.
Mereka mengasihani orang yang tidak mengimani Yesus sebagai Tuhan, karena orang-orang ini akan masuk neraka, begitulah ajaran agama mereka berkata.
Maka, Bayangkan jika kita tak henti menarik satu sama lainnya agar berpindah agama, bayangkan jika masing-masing umat agama tak henti saling beradu superioritas seperti itu, padahal tak akan ada titik temu.
Jalaluddin Rumi mengatakan, "Kebenaran adalah selembar cermin di tangan Tuhan; jatuh dan pecah berkeping-keping. Setiap orang memungut kepingan itu,
memperhatikannya, lalu berpikir telah memiliki kebenaran secara utuh."
Salah satu karakteristik umat beragama memang saling mengklaim kebenaran agamanya.
Mereka juga tidak butuh pembuktian, namanya saja "iman".
Manusia memang berhak menyampaikan ayat-ayat Tuhan, tapi jangan sesekali mencoba jadi Tuhan.
Usah melabeli orang masuk surga atau neraka sebab kita pun masih menghamba.
Latar belakang dari semua perselisihan adalah karena masing-masing warisan mengklaim, "Golonganku adalah yang terbaik karena Tuhan sendiri yang mengatakannya".
Lantas, pertanyaan saya adalah kalau bukan Tuhan, siapa lagi yang menciptakan para Muslim, Yahudi, Nasrani, Buddha, Hindu, bahkan ateis dan memelihara mereka semua sampai hari ini?
Tidak ada yang meragukan kekuasaan Tuhan. Jika Dia mau, Dia bisa saja menjadikan kita semua sama. Serupa. Seagama. Sebangsa.
Tapi tidak, kan?
Apakah jika suatu negara dihuni oleh rakyat dengan agama yang sama, hal itu akan menjamin kerukunan? 
Tidak!
Nyatanya, beberapa negara masih rusuh juga padahal agama rakyatnya sama.
Sebab, jangan heran ketika sentimen mayoritas vs. minoritas masih berkuasa, maka sisi kemanusiaan kita mendadak hilang entah kemana.
Bayangkan juga seandainya masing-masing agama menuntut agar kitab sucinya digunakan sebagai dasar negara. Maka, tinggal tunggu saja kehancuran Indonesia kita.
Karena itulah yang digunakan negara dalam mengambil kebijakan dalam bidang politik, hukum, atau kemanusiaan bukanlah Alquran, Injil, Tripitaka, Weda, atau kitab suci sebuah agama, melainkan Pancasila, Undang-Undang Dasar '45, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam perspektif Pancasila, setiap pemeluk agama bebas meyakini dan menjalankan ajaran agamanya, tapi mereka tak berhak memaksakan sudut pandang dan ajaran agamanya untuk ditempatkan sebagai tolok ukur penilaian terhadap pemeluk agama lain.
Hanya karena merasa paling benar, umat agama A tidak berhak mengintervensi kebijakan suatu negara yang terdiri dari bermacam keyakinan.
Suatu hari di masa depan, kita akan menceritakan pada anak cucu kita betapa negara ini nyaris tercerai-berai bukan karena bom, senjata, peluru, atau rudal, tapi karena orang-orangnya saling mengunggulkan bahkan meributkan warisan masing-masing di media sosial.
Ketika negara lain sudah pergi ke bulan atau merancang teknologi yang memajukan peradaban, kita masih sibuk meributkan soal warisan.
Kita tidak harus berpikiran sama, tapi marilah kita sama-sama berpikir

Senin, 28 November 2016

AADC 2

 Tidak Ada New York Hari Ini


Tidak ada New York hari ini

Tidak ada New York kemarin

Aku sendiri dan tidak berada di sini

Semua orang adalah orang lain

Bahasa Ibu adalah kamar tidurku

Kupeluk tubuh sendiri

Dan Cinta, Kau tak ingin aku

mematikan mata lampu

Jendela terbuka

dan masa lampau memasukiku sebagai angin

Meriang. Meriang. Aku meriang.

Kau yang panas di kening, kau yang dingin dikenang






Ketika Ada Yang Bertanya Tentang Cinta


Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta

kau melihat langit membentang lapang

menyerahkan diri untuk dinikmati, tapi menolak untuk dimiliki


Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta, 

aku melihat nasib manusia

terkutuk hidup di bumi

bersama jangkauan lengan mereka yang pendek

dan kemauan mereka yang panjang


Ketika aku bertanya kepadamu tentang cinta,

kau bayangkan aku seekor burung kecil yang murung

bersusah payah terbang mencari tempat sembunyi

dari mata peluru para pemburu


Ketika kau bertanya kepadaku tentang cinta

aku bayangkan kau satu-satunya pohon yang tersisa

kau kesepian dan mematahkan cabang-cabang sendiri


Ketika ada yang bertanya tentang cinta, 

apakah sungguh yang dibutuhkan adalah kemewahan kata-kata

atau cukup ketidaksempurnaan kita?




Batas


Semua perihal diciptakan sebagai batas

Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain

Hari ini membelah membatasi besok dan kemarin

Besok batas hari ini dan lusa

Jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota,

bilik penjara, dan kantor wali kota, 

juga rumahku, dan seluruh tempat di mana pernah ada kita

Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta

Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi dipisahkan kata

Begitu pula rindu

Antar pulau dan seorang petualang yang gila

Seperti penjahat dan kebaikan dihalang ruang dan undang-undang

Seorang ayah membelah anak dari ibunya dan sebaliknya

Atau senyummu dinding di antara aku dan ketidakwarasan

Persis segelas kopi tanpa gula pejamkan mimpi dari tidur

Apa kabar hari ini?

Lihat tanda tanya itu 

Jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi






Akhirnya kau hilang



Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di mana-mana

Di udara dingin yang menyusup di bawah pintu

Atau di baris-baris puisi lama yang diterjemahkan dari bahasa

Di sepasang mata gelandangan yang menyerupai jendela berbulan-bulan tidak dibersihkan

Atau di balon warna-warni yang melepaskan diri dari tangan seorang bocah

Akhirnya kau pergi dan aku akan menemukanmu di jalan-jalan

Atau bangku-bangku taman yang kosong

Aku menemukanmu di salju yang menutupi kota

Seperti perpustaan sastra

Aku menemukanmu di gerai-gerai kopi, udara, dan aroma makanan yang keluar atau terlalu matang

Aku menemukanmu berbaring di kamarku yang kosong

Saat aku pulang dengan kamera di kepala

berisi orang-orang pulung yang tidak ku kenal

Kau sedang menyimak lagu yang selalu kau putar

Buku cerita yang belum kelar kau baca

Bertumpuk bagai kayu lapuk di dadaku

Tidak sopan kataku mengerjakan hal-hal tapi tetap kesedihan

Akhirnya kau hilang, kau meninggalkan aku

Dan kenangan ini satu-satunya akar getah yang tersisa



_Mahakarya M.AAN MANSYUR_

AADC 1

Baper yang terlambat..
hahaha
Udah lewat jauh dari film fenomenal 2016 Ada Apa Dengan CInta 2 
Tapi karena lagi bosen dan gak tau mau ngapain jadilah nonton ulang AADC2 dilanjutkan AADC1 (well you should know but I really enjoy watching movie like this..hahaha)
Dan selalu dibuat kagum dengan semua puisinya 
Gue termasuk penikmat puisi dan pembuat (rusak) puisi :p
Yuph here is for you all "CInta n Rangga Lovers" lets start "BAPER"


Puisi Cinta

Ketika tunas ini tumbuh

Serupa tubuh yang mengakar

Setiap nafas yang terhembus adalah kata

Angan, debur dan emosi

Bersatu dalam jubah terpautan

Tangan kita terikat

Lidah kita menyatu

Maka setiap apa terucap adalah sabda pendita ratu

Ahh.. diluar itu pasir diluar itu debu

Hanya angin meniup saja

Lalu terbang hilang tak ada

Tapi kita tetap menari

Menari cuma kita yg tau

Jiwa ini tandu maka duduk saja

Maka akan kita bawa

Semua

Karena..

Kita Semua Adalah Satu




Puisi Rangga
Puisi Perpisahan Rangga 


Kulari ke hutan kemudian menyanyiku

Kulari ke pantai kemudian teriakku

Sepi… sepi dan sendiri aku benci

Ingin bingar aku mau di pasar

Bosan aku dengan penat

Enyah saja engkau pekat

Seperti berjelaga jika kusendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai

Biar mengaduh sampai gaduh

Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera?

Atau aku harus lari ke hutan, belok ke pantai?





And the Last is....



Perempuan datang atas nama cinta

Bunda pergi karena cinta

Digenangi air racun jingga adalah wajahmu

Seperti bulan lelap tidur dihatimu

Yang berdinding kelam dan kedinginan

Ada apa dengannya

Meninggalkan hati untuk dicaci

Baru sekali ini aku melihat karya surga dalam mata seorang hawa

Ada apa dengan cinta

Tapi aku pasti akan kembali

Dalam satu purnama

Untuk mempertanyakan kembali cintanya

Bukan untuknya

Bukan untuk siapa

Tapi untukku

Karena aku ingin kamu


Itu saja



-Mahakarya by Riko Prijanto-

Jumat, 06 Mei 2016

Long Weekend Ngapain??

5-8 Mei ini orang-orang pada heboh log weekend.. loe tau donk pasti??
yupz, hebohnya long weekend itu selalu sukses bikin Jakarta ini superrrrr muacetttt di h-1 nya.. entah kenapa tapi gue mengartika  mereka selebrasi sambil tiduran di jalan raya.. (yakaleeee -___- )

what are u going on this super long weekend guys?
gue sendiri gak ada acara khusus sih d long weekend kali ini.. yang terlintas cuma mau selonjoran di rumah..enikmati jakarta yang lebih tenang dengan sebagian penghuninya pindah ke puncak dan bandung. 
hari pertama libur, gue mencoba keisengan gue dengan naik kereta commuter line.. sengaja minta jemput naik kereta dari BSD-JAKARTA-BSD lagi.. kenapa kereta? karena gue taunya kereta itu dulu masih yang super jorok, gratis (gue nyolong naik tanpa tiket waktu gue SD dulu). Agak jauh dari ekspektasi gue sih hahaha... Dalam pikiran gue, gue udah bayangin setara dengan MRT di Singapore.. udah pake kartu (gue anggep mirip EZ LINK), ber AC (setara shinkansen?), rute yang seharusnya bisa ditempuh super cepat.. Dan hasilnyaaaa?? BSD-JKT-BSD ditempuh dari jam 11 pagi sampai kembali di BSD jam 5 sore.. what theeeeee *u*k!!! kapokkkk...
banyak trouble banget, signal lah, nunggu orang di pinggir kereta minggir lah biar gk nabrak, kendala mesin, kendala teknis belum lagi liat penumpangnya yang super brutal, lari cuma supaya dapat duduk, duduk maksa minta bagi kursi berdua padahal jelas tuh bokong udah gak tertampung di bangku dan blablablabla.. Jakarta needs transportation moreeeeee moreeeee moreeeeee than this..
naik mobil sendiri jauh lebih cepat.. gimana gak srmua orang berlomba pengen punya kendaraan sendiri..

hari ketiga libur gue mencoba lagi naik transportasi lain yaitu Transjakarta.. nah kalo yang ini gue lebih kenal akrab sih.  setaon terakhir masih pernah lah naik.. jauh lebih baik, bersih, ac dingin, informasi memadai.. masalahnya cuma lagi-lagi di halte yang rusak atau lebih tepatnya dirusak sampe pintunya rusak2, mejanya mau roboh.. suka bingung sama yang tangannya usil gitu..

so kalau ditanya commuter line or transjakarta? gue dengan cepat jawab "TRANSJAKARTA", sorry PT KAI, masih banyak banget yang harus diperbaiki dengan segala jenis kendala saat berkereta..

gak gitu penting kan post gue kali ini hahahaha.. buat gue berlibur kayak gini tuh jarang banget bisa gue lakuin.. terbiasa naik kendaraan sendiri juga kadang gak enak, ya setuju lah kalo orang bilang rumput tetangga lebih hijau.. gue aja mau cobain naik kereta lagi walaupun jelas kalo naik kendaraan sendiri juga bisa.. satu hal penting yang gue suka dari naik kendaraan umum gini adalah i GOT too much Inspiration!! yupz, percaya deh inspirasi itu didapat dari hal sepele bahkan cuma karena naik kendaraan umum..

gak percaya? gue udah lama gak blogging, dan gue buat post ini d dalam transjakarta rute cawang-ancol.. hahaha.. otak lebih muter saat kita ganti suasana :))

yukk coba hal-hal baru

Sabtu, 19 Maret 2016

5 Kisah Penghinaan Rio Haryanto Menghantarkannya Ke Formula One

Doni Tata Pradita pernah bikin publik Indonesia terhenyak. Bagaimana tidak, dulu, remaja yang kini sudah jadi pria 25 tahunan asal Yogyakarta ini berhasil mendapatkan wildcard untuk mengikuti kompetisi Moto2, satu level di bawah kompetisi balap tertinggi, MotoGP. Tentu saja ini prestasi yang bagus, walaupun tak sampai dua tahun Doni akhirnya undur diri dari kompetisi yang juga diikuti oleh Pol Espargaro itu. Kini, momen yang bikin Indonesia bangga itu kembali terulang.
Kali ini bukan di ranah balap motor, tapi yang sedikit lebih greget. Ya, Indonesia dibuat kembali bangga setelah putra terbaiknya, si Jawara GP2, Rio Haryanto, akhirnya berhasil menuju kelas jet darat tertinggi di dunia, Formula 1. Sempat cukup lama menunggu konfirmasi dan persetujuan Menpora, Rio siap untuk membawa nama Indonesia dengan tergabung di tim Manor dan siap menggilas aspal F1 2016 nanti.
Seperti para atlet fenomenal lainnya, perjalanan Rio ke titik ini penuh dengan perjuangan. Terutama adalah persepsi dan hinaan dunia kepadanya ketika ia masih dianggap hijau namun pada akhirnya justru sukses membalikkan picingan mata negatif itu dengan prestasi yang keren. Nah, berikut adalah kisah-kisah menyedihkan namun penuh arti yang pernah terjadi dalam karir seorang Rio Haryanto.

1. Panitia Lupa Set Lagu Indonesia Raya Karena Rio Tak Mungkin Menang

GP3 seri Istanbul, Turki, tahun 2010 lalu jadi salah satu kemenangan Rio yang paling gemilang. Namun, namanya masih belum terlalu dikenal kala itu. Belum lagi kewarganegaraan Indonesianya, membuat publik, termasuk panitia, pun meremehkannya. Alih-alih tampil ala kadarnya gara-gara mentalnya diuji duluan, Rio justru menampilkan performa terbaiknya.
Rio mendapatkan perlakukan buruk ketika panitia tak menyediakan lagu dan bendera ketika ia mendapatkan podium [Image Source]
Rio mendapatkan perlakukan buruk ketika panitia tak menyediakan lagu dan bendera ketika ia mendapatkan podium [Image Source]
Lewat perjuangan mati-matian, akhirnya Rio yang sama sekali tak dijagokan itu berhasil meraih podium. Konyolnya, panitia sama sekali tak mengira kalau Rio bakal juara, sampai-sampai lagu Indonesia Raya dan bendera merah putih tak disiapkan oleh mereka. Namun panitia akhirnya putar otak dengan membalik bendera Polandia sebagai ganti merah putih.

2. Menang Gemilang, Mobil Rio Dibongkar Total

Tak cukup dengan insiden bendera Polandia dibalik, di GP3 Silverstone, Inggris, 2010 lalu, ia kembali mendapatkan penghinaan dari panitia. Saat itu, lagi-lagi Rio yang tak pernah dijagokan kembali berhasil menyabet podium. Yang bikin geleng-geleng kepala, panitia seolah tak percaya dengan kemenangan ini dan kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mobil yang dikendarai Rio.
Di Inggris, Rio kembali dapat perlakuan buruk [Image Source]
Di Inggris, Rio kembali dapat perlakuan buruk [Image Source]
Dugaan kecurangan tersebut pada akhirnya tidak terbukti. Mirisnya, panitia yang tanpa malu menuduh Rio menang curang, tanpa berdosa meninggalkan mobil yang sudah dibongkar total itu. Tim pun rugi waktu dan juga biaya gara-gara beberapa part mobil Rio rusak. Jengkelnya lagi, gara-gara ini Rio akhirnya harus tersingkir di race berikutnya.

3. Kembali, Rio Mendapatkan Perlakuan Diskriminatif

GP2 di Monza, Italia, beberapa waktu lalu menyisakan cerita tak terpuji yang dilakukan oleh pengawas lomba kepada Rio Haryanto. Ketika itu, Rio melakukan manuver tiba-tiba dengan memotong jalan karena untuk menghindari tabrakan. Sayangnya, aksi menyelamatkan nyawa ini justru kena pinalti oleh pengawas lomba.
Gara-gara manuver untuk menyelamatkan diri, Rio kena pinalti padahal pembalap lain tidak [Image Source]
Gara-gara manuver untuk menyelamatkan diri, Rio kena pinalti padahal pembalap lain tidak [Image Source]
Mirisnya ketika hal ini dilakukan oleh pembalap lainnya, ternyata panitia tidak memberikan mereka pinalti. Entah apa maksudnya para pengawas lomba ini. Namun dari kejadian ini indikasi diskriminasi sangat kuat.

4. Gagal Juara Gara-Gara Safety Car

GP2 seri Rusia beberapa waktu lalu juga menyisakan cerita miris. Bagaimana tidak, Rio yang sudah jelas-jelas berada di peringkat pertama harus turun tingkat. Kejadian ini diawali dari turunnya safety car karena saat itu terjadi kecelakaan. Aturannya, ketika safety car diturunkan, maka pembalap dilarang untuk saling salip. Ketika momen ini terjadi, Rio sebenarnya sudah sukses berada di posisi pertama.
Di seri Rusia, Rio juga mendapatkan perlakuan tak adil [Image Source]
Di seri Rusia, Rio juga mendapatkan perlakuan tak adil [Image Source]
Sayangnya, panitia tak menganggap hal tersebut sah dan menempatkan Rio di tempat kedua. Banyak yang protes dengan keputusan panitia saat itu. Bahkan salah satu komentator siaran GP2 sampai berang gara-gara sudah jelas jika Rio tak melakukan kesalahan apa pun.

5. Nama Rio Jadi Lelucon Komentator

Mungkin bagi kita, sangat membanggakan ketika mendengar Rio punya kesempatan untuk bertanding di kelas Formula 1. Namun, berita baik ini ternyata dipandang sebelah mata. Pelakunya adalah seorang komentator siaran F1, saat Rio tengah bergelut di panasnya aspal Suzuka, Jepang.
Stay cool ketika orang-orang bercanda dengan namanya [Image Source]
Stay cool ketika orang-orang bercanda dengan namanya [Image Source]
Entah apa maksudnya, si komentator tiba-tiba nyeletuk “Rio de Janeiro” ketika menyebutkan nama Rio. Tak cukup dengan itu, si pembawa acara juga makin memandang remeh Rio dengan berkali-kali menyebut nama Haryanto dengan “Harry Auntie”.
Rio masih 22 tahun dan ia sudah mendapatkan perlakuan seperti ini. Namun seperti yang kita lihat, Rio selalu konsisten dengan sikap kuat dengan matanya yang masih berbinar-binar penuh harapan itu. Gerbang menuju mimpi sudah terbuka, biarkan para penghina itu terbungkam mulutnya ketika mendapati Rio pada akhirnya mampu menjadi juara Formula 1, dan membuat Indonesia bisa membusungkan dadanya di hadapan dunia.