Sabtu, 19 Maret 2016

5 Kisah Penghinaan Rio Haryanto Menghantarkannya Ke Formula One

Doni Tata Pradita pernah bikin publik Indonesia terhenyak. Bagaimana tidak, dulu, remaja yang kini sudah jadi pria 25 tahunan asal Yogyakarta ini berhasil mendapatkan wildcard untuk mengikuti kompetisi Moto2, satu level di bawah kompetisi balap tertinggi, MotoGP. Tentu saja ini prestasi yang bagus, walaupun tak sampai dua tahun Doni akhirnya undur diri dari kompetisi yang juga diikuti oleh Pol Espargaro itu. Kini, momen yang bikin Indonesia bangga itu kembali terulang.
Kali ini bukan di ranah balap motor, tapi yang sedikit lebih greget. Ya, Indonesia dibuat kembali bangga setelah putra terbaiknya, si Jawara GP2, Rio Haryanto, akhirnya berhasil menuju kelas jet darat tertinggi di dunia, Formula 1. Sempat cukup lama menunggu konfirmasi dan persetujuan Menpora, Rio siap untuk membawa nama Indonesia dengan tergabung di tim Manor dan siap menggilas aspal F1 2016 nanti.
Seperti para atlet fenomenal lainnya, perjalanan Rio ke titik ini penuh dengan perjuangan. Terutama adalah persepsi dan hinaan dunia kepadanya ketika ia masih dianggap hijau namun pada akhirnya justru sukses membalikkan picingan mata negatif itu dengan prestasi yang keren. Nah, berikut adalah kisah-kisah menyedihkan namun penuh arti yang pernah terjadi dalam karir seorang Rio Haryanto.

1. Panitia Lupa Set Lagu Indonesia Raya Karena Rio Tak Mungkin Menang

GP3 seri Istanbul, Turki, tahun 2010 lalu jadi salah satu kemenangan Rio yang paling gemilang. Namun, namanya masih belum terlalu dikenal kala itu. Belum lagi kewarganegaraan Indonesianya, membuat publik, termasuk panitia, pun meremehkannya. Alih-alih tampil ala kadarnya gara-gara mentalnya diuji duluan, Rio justru menampilkan performa terbaiknya.
Rio mendapatkan perlakukan buruk ketika panitia tak menyediakan lagu dan bendera ketika ia mendapatkan podium [Image Source]
Rio mendapatkan perlakukan buruk ketika panitia tak menyediakan lagu dan bendera ketika ia mendapatkan podium [Image Source]
Lewat perjuangan mati-matian, akhirnya Rio yang sama sekali tak dijagokan itu berhasil meraih podium. Konyolnya, panitia sama sekali tak mengira kalau Rio bakal juara, sampai-sampai lagu Indonesia Raya dan bendera merah putih tak disiapkan oleh mereka. Namun panitia akhirnya putar otak dengan membalik bendera Polandia sebagai ganti merah putih.

2. Menang Gemilang, Mobil Rio Dibongkar Total

Tak cukup dengan insiden bendera Polandia dibalik, di GP3 Silverstone, Inggris, 2010 lalu, ia kembali mendapatkan penghinaan dari panitia. Saat itu, lagi-lagi Rio yang tak pernah dijagokan kembali berhasil menyabet podium. Yang bikin geleng-geleng kepala, panitia seolah tak percaya dengan kemenangan ini dan kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mobil yang dikendarai Rio.
Di Inggris, Rio kembali dapat perlakuan buruk [Image Source]
Di Inggris, Rio kembali dapat perlakuan buruk [Image Source]
Dugaan kecurangan tersebut pada akhirnya tidak terbukti. Mirisnya, panitia yang tanpa malu menuduh Rio menang curang, tanpa berdosa meninggalkan mobil yang sudah dibongkar total itu. Tim pun rugi waktu dan juga biaya gara-gara beberapa part mobil Rio rusak. Jengkelnya lagi, gara-gara ini Rio akhirnya harus tersingkir di race berikutnya.

3. Kembali, Rio Mendapatkan Perlakuan Diskriminatif

GP2 di Monza, Italia, beberapa waktu lalu menyisakan cerita tak terpuji yang dilakukan oleh pengawas lomba kepada Rio Haryanto. Ketika itu, Rio melakukan manuver tiba-tiba dengan memotong jalan karena untuk menghindari tabrakan. Sayangnya, aksi menyelamatkan nyawa ini justru kena pinalti oleh pengawas lomba.
Gara-gara manuver untuk menyelamatkan diri, Rio kena pinalti padahal pembalap lain tidak [Image Source]
Gara-gara manuver untuk menyelamatkan diri, Rio kena pinalti padahal pembalap lain tidak [Image Source]
Mirisnya ketika hal ini dilakukan oleh pembalap lainnya, ternyata panitia tidak memberikan mereka pinalti. Entah apa maksudnya para pengawas lomba ini. Namun dari kejadian ini indikasi diskriminasi sangat kuat.

4. Gagal Juara Gara-Gara Safety Car

GP2 seri Rusia beberapa waktu lalu juga menyisakan cerita miris. Bagaimana tidak, Rio yang sudah jelas-jelas berada di peringkat pertama harus turun tingkat. Kejadian ini diawali dari turunnya safety car karena saat itu terjadi kecelakaan. Aturannya, ketika safety car diturunkan, maka pembalap dilarang untuk saling salip. Ketika momen ini terjadi, Rio sebenarnya sudah sukses berada di posisi pertama.
Di seri Rusia, Rio juga mendapatkan perlakuan tak adil [Image Source]
Di seri Rusia, Rio juga mendapatkan perlakuan tak adil [Image Source]
Sayangnya, panitia tak menganggap hal tersebut sah dan menempatkan Rio di tempat kedua. Banyak yang protes dengan keputusan panitia saat itu. Bahkan salah satu komentator siaran GP2 sampai berang gara-gara sudah jelas jika Rio tak melakukan kesalahan apa pun.

5. Nama Rio Jadi Lelucon Komentator

Mungkin bagi kita, sangat membanggakan ketika mendengar Rio punya kesempatan untuk bertanding di kelas Formula 1. Namun, berita baik ini ternyata dipandang sebelah mata. Pelakunya adalah seorang komentator siaran F1, saat Rio tengah bergelut di panasnya aspal Suzuka, Jepang.
Stay cool ketika orang-orang bercanda dengan namanya [Image Source]
Stay cool ketika orang-orang bercanda dengan namanya [Image Source]
Entah apa maksudnya, si komentator tiba-tiba nyeletuk “Rio de Janeiro” ketika menyebutkan nama Rio. Tak cukup dengan itu, si pembawa acara juga makin memandang remeh Rio dengan berkali-kali menyebut nama Haryanto dengan “Harry Auntie”.
Rio masih 22 tahun dan ia sudah mendapatkan perlakuan seperti ini. Namun seperti yang kita lihat, Rio selalu konsisten dengan sikap kuat dengan matanya yang masih berbinar-binar penuh harapan itu. Gerbang menuju mimpi sudah terbuka, biarkan para penghina itu terbungkam mulutnya ketika mendapati Rio pada akhirnya mampu menjadi juara Formula 1, dan membuat Indonesia bisa membusungkan dadanya di hadapan dunia.

Jumat, 19 Februari 2016

B.A.T.I.K

can you find me?


hello dreamers..

tanggal 16 februari kemaren, gue diajak tim dari damniloveindonesia buat ikut mengenal batik sebagai kekayaan negeri ini lebih dalam. Bersama sang owner fenomenal Daniel Mananta

gue sendiri sebenarnya tadinya termasuk orang yang enggak menganggap batik sebagai sesuatu yang wow. Bahkan lebih menjurus ke menganggap batik itu kuno dan hanya digunakan oleh orang tua sekelas pak RT, pak RW, pak Lurah, pak Camat dan antek-antek nya (bener kan?)
but karena gue join di komunitas DamnILoveIndonesia ini perlahan pandangan gue tentang batik mulai berubah dari yang cuma oh, jadi WUAWWWW (apaannn sihhhhh????)

Gue belajar khususnya dari tim segosae mengenal motif dan makna setiap ukiran dari batik. Dan gue sendiri baru tahu ada model batik tertentu yang sebenarnya memiliki arti khusus sehingga hanya digunakan oleh orang tertentu untuk acara tertentu. Pak Jokowi sebagai presiden RI walaupun lebih banyak diam, tapi beliau sering menunjukkan komentarnya melalui motif batik di pakaiannya (bener juga kan, Pak Jokowi kan selalu pake batik). Salah satu contohnya adalah batik motif parang yang DILARANG digunakan untuk menghadiri acara kematian, resepsi, dan beberapa acara sakral lainnya karena akan dianggap tidak sopan bahkan cenderung kurang ajar (nah loh, baru tau kan???)

gue juga belajar sikap duduk saat membatik. cara membatik tulis, cara memegang canting, cara memberi warna pada batik, dan banyak hal lainnya. ini acara seru pake banget!!!
kalian bisa baca ulasan lengkapnya di

http://www.damniloveindonesia.com/explore/8-news-event/detail/152/membatik-bareng-damn!-i-love-indonesia-&-daniel-mananta-di-dapur-solo

dan

http://wisataseru.com/2016/02/serunya-membatik-bersama-daniel-mananta-di-dapur-solo/

anyway jangan kaget kalo liat banyak muka gue terpampang disana hahahaha..

GUE BANGGA DENGAN BATIK, GUE CINTA BATIK, GUE CINTA INDONESIA, DAN GUE CINTA LO (lhaaaaaa!!!!!)
ikut lomba batik dan menangggg


Sabtu, 16 Januari 2016

#WeAreNotAfraid

SURAT TERBUKA UNTUK TUAN TERORIS DI MANAPUN KALIAN BERADA

Maaf tak mengucap salam, karena aku tidak tahu apa agamamu dan apa yang kau percayai

Kitab apa yag kau baca hingga kau merasa paling benar, kitab mana yang mengajarkan membunuh orang diluar peperangan..?

Pemimpin mana yang kau ikuti hingga langkah yang kau ambil melampaui ajaran para nabi ?

Ibu mana yang melahirkanmu hingga mati rasa belas kasihmu ?

Ayah mana yang membimbingmu sehingga rasa ketakutan yg kaucipta dalam aksimu ?

Makanan apa yang mengalir kentubuhmu sehingga kau merasa terpilih sebagai mesin pencabut nyawa.

Pakaian apa yang kaupakai hingga kau merasa gagah, tak tersentuh neraka

Kalau kau pikir tindakanmu akan mencapai mimpimu, kupastikan jauh dari itu…tumpuan kebencian terarah pada kelompokmu…

Bagaimana mimpimu membangun peradaban tanpa ada simpati dari manusia ?

Alih2 menegakan kebenaran…yang lahir justru antipati..ketakutan..makin lama generasi ini makin jauh dari agama..takut dengan agama…saat itu
tiba, kau ikut bertanggungjawab mengatheis kan dunia ini.

Pasti kau bukan representasi islam, pasti juga bukan representasi nasrani, hindu, budha…

Agama yang kutahu mengajarkan cinta kasih sesama manusia, kelembutan, kesabaran,

Sembah pada Tuhan seharusnya menghindarkan perbuatan keji dan munkar.

Broadcast sebanyak- banyaknya surat terbuka untuk teroris ini ke semua group yang anda gabung , setidaknya teroris berkurang satu.

Salam Perang Lawan Teroris

Indonesiaku Jaya
NKRI HARGA MATI

-Chris 'The DRAGON' John-

Kamis, 14 Januari 2016

Just dont stop!!

I didnt write a post for so long.. Ignoring all of things that runs in my head..
I just regret to myself who cant hold my promise to write a post. From that, i ignoring this blog.. Just copy some article from others page, and paste to this blog..

Huahhhh..

Kesal dengan diri sendiri, dan mulai berpikir meninggalkan dunia menulis..
Sampai suatu hari..
Sahabat lama muncul, dengan membawa sebuah berita serta cerita..
Menumpahkan isi kepala dan hati..
Menjelaskan kehidupannya yang dirasa berbeda..
Ya, ia meminta untuk membuat kisah yang ia lalui menjadi sebuah tulisan nyata.. Menjadi bentuk novel..
Yang terlintas hanya sekilas dan dalam hati mengatakan "oh".
Beberapa kali pertemuan, mendengarnya semakin mengetahui ceritanya, aku mulai tertarik.. There's something in her story that others should be know..
Can i be the bridge for that??

Dan gue memutuskan...
"Yes, i take this chance!!"

Yoph, a true story novel project for this year..

I'm still on my research to make this story become a great learning from all..

Dan gue berpikir, dunia gak membiarkan gue menyerah dari dunia menulis.. Saat gue berpikir mulai malas dan ingin mundur dari dunia menulis, seseorang tiba tiba datang dan meminta gue menulis kisahnya.. Suatu kehormatan karena gue dipercaya untuk menuangkan kisahnya agar dunia tau banyak hal unik bisa terjadi dan bisa dipelajari di lingkungan kita..
U just need to do your life scenario better..

I love writting to muchhhh..

Senin, 04 Januari 2016

Happiness

Seorang pemuda duduk dgn tatapan kosong di samping telaga. Dia sedang galau dan tidak bahagia.

“Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ.

Anak muda itu menoleh sambil berkata. ”Aku lelah, Pak Tua. Aku sdh berusaha mencari kebahagiaan, tapi tak kunjung kudapatkan.” keluh si anak muda dengan wajah muram.

“Di depan sana ada sebuah taman. Coba ke sana dan tangkap seekor kupu2.
Setelah itu aku jawab pertanyaanmu,”  kata si kakek.

Meski ragu, anak muda itu pergi juga ke arah yang ditunjuk.

Tiba di sana, dia takjub melihat taman indah dan kupu2 yang beterbangan.

Si pemuda meng-endap2 menuju sasarannya. Hap..! Sasaran itu luput. Dikejarnya kupu2 ke arah lain. Hap..! Lagi2 gagal. Dia berlari tak beraturan, menerjang rumput, tanaman bunga, semak. Tapi, tak satu pun kupu2 berhasil ditangkapnya.

Si kakek berkata, ”Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Sibuk berlari ke sana kemari, menabrak tak tentu arah, bahkan menerobos tanpa peduli apa yang kamu rusak?

Nak, mencari kebahagiaan layaknya menangkap kupu2. Tidak perlu kau tangkap fisiknya, biarkan kecantikannya memenuhi alam semesta ini. Tangkaplah keindahan warna dan geraknya di pikiranmu dan simpan baik2 di dalam hatimu.

Kebahagiaan bukanlah benda yg dapat digenggam dan disimpan. Ia tidak ke mana2, tapi ada di mana2..
Peliharalah baik2, munculkan setiap saat dengan rasa syukur maka tanpa kau sadari kebahagiaan itu akan sering datang sendiri.”

Kakek itu mengangkat tangannya. Tak lama, seekor kupu2 hinggap di ujung jari dan mengepakkan sayapnya, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.

Kebahagiaan sesungguhnya tdk jauh, dia ada di setiap hati yg selalu bersyukur. Tdk perlu mencari biarkan dia "datang" sendiri.

����